7 detik pertama saat screening cV
Menurut statistik yang dilakukan Ladders, Inc. Menjelaskan bahwa secara rata rata para Recruiter hanya membutuhkan waktu sekitar 7,4 detik untuk meninjau CV yang kamu kirimkan saat apply pekerjaan. Atas dasar statistik tersebut 7 detik pertama saat screening CV HRD/Recruiter hanya memperhatikan beberapa hal saja.
Lalu bagaimana mereka dapat melakukan screening hanya memakan waktu sekian detik saja?
Para Recruiter secara terstruktur dan konsisten menggunakan metode screening CV dengan model “F pattern eye tracking”. Screening CV dengan metode F pattern yaitu dengan membaca CV secara horizontal dari bagian sudut kiri atas untuk nama, data pribadi dan riwayat pendidikan pelamar. Lalu memindai kebawah sisi kiri halaman untuk melihat jabatan, perusahaan serta tanggal mulai dan selesai pada pengalaman pekerjaan yang dimiliki. Dan terakhir memindai sisi kiri untuk melihat Keahlian (skills), Ringkasan profil dan Informasi tambahan pada CV pelamar. Dengan cara itulah cara meninjau screening CV yang menyerupai polan Huruf F.
Memang dengan begitu apakah Recruiter dapat menyelesaikan screening dengan sangat cepat? Tentu saja tidak, karena para Recruiter seringkali mengabaikan bagian bagian yang tidak terlalu penting.
Tahu gak sih? Bahwa para Recruiter tuh seringkali mengabaikan informasi yang tidak relevan pada CV yang dilampirkan.
Bagian mana sih dari CV yang sering kali tidak di hiraukan oleh Recruiter?
Penelitian juga menunjukkan beberapa area yang memang hampir tidak mendapat perhatian oleh para recruiter saat 7 detik pertama saat screening CV
1. Paragraf teks yang terlalu padat
2. Konten yang rata tengah (center-aligned)
3. Informasi di bawah halaman pertama
4. Pernyataan tujuan yang umum dan klise
5. Minat pribadi (kecuali sangat relevan dengan pekerjaan)
Kalo gitu gimana dong kita bisa optimalin CV pada lowongan kerja yang kita apply?
Cara kita mengoptimalkan CV yang kita lampirkan saat apply lowongan kerja?
1. Penempatan yang strategis
Jadi dalam penempatan kualifikasi yang sangat menonjol pada diri Anda pada tempat yang memengaruhi eye tracking untuk melihat informasi Anda.
- Taruh pada area sepertiga bagian atas halaman pertama pada CV Anda
- Gunakan rata kiri pada CV yang Anda sertakan
- Taruh informasi yang menjadi keunggulan Anda pada bagian awal point point yang kalian sertakan pada CV.
2. Susun konten organisasi yang menarik
Susun konten dengan rapi dan disesuaikan dengan konsep F pattern
- Letakkan kualifikasi terbaik Anda dalam bagian awal informasi yang Anda sertakan
- Gunakan Bold pada capaian atau pengalaman yang penting
- Letakkan kata kunci yang penting pada setiap awal kalimat.
3. format yang profesional dan jelas
- Gunakan format font 11-12 untuk penggunaan isi informasi dalam CV
- Gunakan format font professional (arial, Calibri, Helvetica)
- Pastikan jarak pemisah antar baris dan pemisah bagian yang jelas dan konsisten.
Kesimpulan: pengoptimalan kesan pertama
Dari Riset eye tracking memengaruhi pengetahuan kita terkait CV dapat dinilai. Dalam pelaksanaan screening CV kamu memiliki waktu sekian detik untuk menarik minat Recruiter pada kesan pertama.
Dengan penggunaan prinsip pembuatan CV seperti:
- Letakkan informasi penting di jalur pola F
- Ciptakan hirarki visual yang jelas
- Gunakan format untuk mengarahkan pandangan mata
- Buat konten ringkas dan mudah untuk di screening
Dengan menerapkan insight berbasis bukti ini, CV Anda tidak hanya menarik perhatian, tapi juga mampu menyampaikan nilai Anda secara efektif pada 7 detik pertama saat screening CV dilakukan oleh Recruiter.
Author: M. Wildan khoirul Asy'ari
Baca juga artikel kami :
